𝗪𝗶𝗹𝗹𝘆 𝗧𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗯𝘂𝘁 𝗣𝘂𝗯𝗹𝗶𝗰 𝗦𝗽𝗲𝗮𝗸𝗶𝗻𝗴 𝗦𝗮𝗹𝗮𝗵 𝗦𝗮𝘁𝘂 𝗞𝘂𝗻𝗰𝗶 𝗦𝘂𝗸𝘀𝗲𝘀

 


Lingkar Studi Pers, Bogor (26/6)  – Seminar Public Speaking yang digelar Himpunan Mahasiswa Sains Komunikasi (HIMAKOM) Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (UNIDA) pada Sabtu (24/6/2023) di Gedung C UNIDA, menghadirkan Willy Tan, Public Speaking Coach and Founder of Bravespeaker sebagai Pembicara.

Membawakan materi mengenai cara menjadi public speaker hebat, Willy Tan menyebut, public speaking atau kemampuan berbicara di depan umum merupakan salah satu kunci sukses. 

Ia menuturkan, public speaking merupakan kemampuan yang memiliki berbagai manfaat bagi setiap individu. Maka tak heran, banyak orang sukses karena kemampuan bicaranya yang tidak diragukan.

Tak hanya itu, Berbicara di depan umum juga memerlukan mental, fisik, materi, yang perlu dipersiapkan dengan baik demi kelancaran acara yang dijalani. 

Lebih lanjut ia mengatakan, setidaknya ada dua kunci sukses yang harus dimiliki, yakni public speaking dan membangun relasi. 

“Tentunya dengan memiliki relasi yang baik dapat menjangkau kita untuk mendapatkan suatu hal yang lebih luas dan membuka pikiran kita dengan cara berbeda,” tuturnya. 

Sayangnya, sambung Willy, kebanyakan orang merasa gagal berbicara di depan umum lantaran mengalami demam panggung. Pasalnya, demam panggung menjadikan pembicara merasa gugup, panik, mempercepat intonasi bicara sehingga tidak jelas. Padahal, demam panggung ialah sesuatu yang wajar. 

"Seringkali ketika kita sedang public speaking, pikiran kita sering terbayang soal hal buruk. Gimana kalo kita nanti gak lancar ngomong di depan? Atau gimana kalau audiens gak memerhatikan. Mulai sekarang, kita harus bangun mindset positif,” tegasnya. 

Disambut antusiasme peserta. Vila, salah satu peserta mengungkap, materi yang dibawakan dikemas sederhana dan berdampak positif.

“Setelah acara ini pelajaran yang dapat diambil adalah bagaimana agar public speaking kita menjadi lebih baik dan tidak kaku dihadapan banyak orang,” pungkasnya. 


Foto: Dokumentasi Istimewa

(Yuli)

Editor: Siti Zulfa Fauziah

Posting Komentar

0 Komentar