Lingkar Studi Pers, Bogor – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 10 Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG), Universitas Djuanda, sukses menggelar seminar Mental Sehat di Era Digital pada Rabu, 12 Agustus 2026, di SMP Negeri 2 Cigombong.
Dengan mengusung tema “Bijak Bermedia Digital: Menjaga Kesehatan Mental dan Membangun Kebiasaan Digital yang Sehat” acara ini hadir untuk membekali para siswa agar siap menghadapi era digital dengan mental yang baik. Seminar ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa agar mampu menggunakan teknologi secara bijak tanpa mengabaikan kesehatan mental. Seminar interaktif ini diikuti oleh 30 peserta terpilih yang aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMP Negeri 2 Cigombong.
Seminar ini diawali dengan sambutan dari Kepala Sekolah, Ella Agustina, yang menegaskan akan pentingnya pengelolaan diri, etika serta pembatasan terhadap akses ruang digital.
Pemateri seminar adalah Fikni Mutiara, dosen psikologi Universitas Djuanda. Dalam paparannya beliau menjelaskan berbagai kekhawatiran remaja di era digital.
“Mental remaja khususnya usia remaja awal di era digital saat ini dipengaruhi paparan informasi yang sangat cepat, penggunaan media sosial yang intens, serta pencarian jati diri yang tidak lagi hanya terjadi di lingkungan nyata tetapi juga di ruang virtual. Hal preventif perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan pada remaja di antaranya, 1) Penguatan pondasi agama yang baik terutama dari orang tua sebagai orang yang paling supportif dan bisa dipercaya, 2) Membuat lingkungan sekolah menjadi tempat bersosial dan bertumbuh secara positif dan 3) Memfasilitasi remaja mendapatkan akses pada majelis ilmu secara berkala agar konsisten dalam berkembang secara emosi maupun kognitif,” Ujarnya
Di akhir paparan materinya, dia menyampaikan pesan agar menghindari hal-hal negatif dalam bermedia sosial.
“Kepada remaja agar selalu mendengarkan semua nasihat orang tua/ guru, rajin beribadah dan selalu berdoa agar dihindari dari hal negatif. Bijak dan waspada dalam menggunakan media sosial, selalu pikirkan apakah ada dampak/akibat jika melakukan hal-hal tertentu,” Ujarnya.
Ketua Pelaksana, Zaky Al-Fatih dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia dan peserta yang membantu menyukseskan acara ini.
“Di awal kami sempat menghadapi beberapa kendala komunikasi dan waktu namun kami berusaha untuk mencari jalan keluar yang alhamdulillah sampai hari ini dapat terlaksana dengan begitu luar biasa. Terima kasih kepada para panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara ini, dan semoga peserta yang datang benar-benar mendapatkan ilmu dan manfaat dari seminar ini,” Ujarnya.
D iakhir, salah satu peserta seminar, Muhammad Arfan Pratama, menyampaikan harapannya terhadap keilmuan yang didapatkan selama seminar.
“Melalui seminar ini, semoga kami lebih peka dan lebih bisa mengatur waktu, membatasi penggunaan sosial media dan senantiasa menjaga etika agar hal-hal buruk tidak menjadi dampak daripada sikap yang tidak terjaga,” Ujarnya.

0 Komentar