𝗠𝗮𝗵𝗮𝘀𝗶𝘀𝘄𝗮 𝗞𝗞𝗡 𝗨𝗡𝗜𝗗𝗔 𝗞𝗲𝗹𝗼𝗺𝗽𝗼𝗸 𝟵 𝗦𝗲𝗹𝗲𝘀𝗮𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝗮𝗯𝗱𝗶𝗮𝗻 𝗦𝗲𝗹𝗮𝗺𝗮 𝗦𝗮𝘁𝘂 𝗕𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗱𝗶 𝗞𝗮𝗺𝗽𝘂𝗻𝗴 𝗖𝗶𝘄𝗮𝗹𝘂𝗵, 𝗗𝗲𝘀𝗮 𝗪𝗮𝘁𝗲𝘀𝗷𝗮𝘆𝗮


Lingkar Studi Pers, Bogor - 27 Agustus 2026 Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor Kelompok 9 Desa Watesjaya telah menyelesaikan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih satu bulan di Kampung Ciwaluh, Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Selama satu bulan berada di Kampung Ciwaluh, mahasiswa KKN Kelompok 9 tidak hanya menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga berusaha membangun kedekatan dengan masyarakat. Berbagai kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan warga secara langsung, sehingga mahasiswa dapat belajar memahami kondisi, potensi, serta kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi melalui program-program yang telah disusun.

Dalam perjalanan pengabdian tersebut, Kelompok 9 berhasil melaksanakan tiga program kerja utama, yaitu Si Bara (Tungku Sampah), Semesta Watesjaya (Pojok Baca), dan Ekoganci (Kreasi Tutup Botol).

Program Si Bara (Tungku Sampah) menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan lingkungan di Kampung Ciwaluh. Melalui program ini, mahasiswa memperkenalkan salah satu alternatif pengelolaan sampah sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan lebih bijak.

Selanjutnya, mahasiswa menghadirkan Semesta Watesjaya (Pojok Baca) sebagai bentuk perhatian terhadap bidang pendidikan. Pojok baca ini dibuat sebagai ruang yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak di Kampung Ciwaluh untuk membaca dan belajar. Kehadiran program ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca serta menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan bagi anak-anak.

Tidak hanya berfokus pada lingkungan dan pendidikan, Kelompok 9 juga menghadirkan Ekoganci (Kreasi Tutup Botol). Program ini memanfaatkan limbah tutup botol plastik menjadi produk kreatif berupa gantungan kunci atau souvenir. Melalui Ekoganci, mahasiswa ingin menunjukkan bahwa limbah tidak selalu harus berakhir sebagai sampah, tetapi dapat diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna, kreativitas, dan potensi ekonomi bagi masyarakat.

Ketiga program tersebut menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKN UNIDA Kelompok 9 selama melaksanakan pengabdian di Kampung Ciwaluh. Pelaksanaannya tidak terlepas dari dukungan dan keterlibatan masyarakat yang turut membantu mahasiswa dalam menjalankan setiap kegiatan.

Selain program kerja utama, mahasiswa juga turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan masyarakat di Kampung Ciwaluh, mulai dari kegiatan pendidikan, sosial, keagamaan, hingga kegiatan kemasyarakatan lainnya. Interaksi yang terjalin selama satu bulan membuat mahasiswa tidak hanya memberikan manfaat kepada masyarakat, tetapi juga mendapatkan banyak pembelajaran dan pengalaman berharga.

Satu bulan pengabdian di Kampung Ciwaluh menjadi perjalanan yang penuh cerita bagi Kelompok 9. Dari awal kedatangan, beradaptasi dengan lingkungan, mengenal warga, menyusun dan menjalankan program kerja, hingga akhirnya sampai pada waktu untuk berpamitan, semuanya menjadi bagian dari pengalaman yang tidak terlupakan.

Pada 27 Agustus 2026, masa pengabdian mahasiswa KKN UNIDA Kelompok 9 resmi berakhir. Namun, berakhirnya KKN bukan berarti berakhir pula hubungan dan cerita yang telah dibangun bersama masyarakat Kampung Ciwaluh.

Melalui program Si Bara, Semesta Watesjaya, dan Ekoganci, Kelompok 9 berharap dapat meninggalkan manfaat yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat. Lebih dari sekadar menyelesaikan program kerja, satu bulan di Kampung Ciwaluh telah mengajarkan arti kebersamaan, kepedulian, kerja sama, dan pengabdian kepada masyarakat.

Satu bulan, tiga program, dan begitu banyak cerita. KKN telah usai, tetapi kenangan dan jejak pengabdian di Kampung Ciwaluh akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Kelompok 9.

Penulis: kkn 09 watesjaya 2026

Posting Komentar

0 Komentar