Pandangan tersebut disampaikan oleh Putri Hapsari Ayuningtyas, peserta Clash of Champions Batch 2 Tahun 2025, dalam Talkshow Pendidikan bertajuk "Kepemimpinan dalam Dunia Pendidikan: Menciptakan Keseimbangan Akademik dan Organisasi" yang digelar oleh Divisi Pendidikan Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HIMA PGSD) Universitas Djuanda (UNIDA) secara daring pada 4 Juni 2026.
Dalam sesi pemaparannya, Putri membagikan pengalaman dan pandangannya mengenai pentingnya menyeimbangkan hard skills dan soft skills selama masa perkuliahan. Menurutnya, organisasi, kompetisi, maupun berbagai aktivitas pengembangan diri dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melatih kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kepemimpinan, serta kemampuan memecahkan masalah.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan sejati tidak selalu dimulai dari kemampuan memimpin banyak orang, melainkan dari kemampuan memimpin diri sendiri. Disiplin, konsistensi, serta kemampuan mengatur prioritas menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tanggung jawab akademik maupun nonakademik.
Melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, peserta turut berbagi berbagai keresahan mengenai manajemen waktu, organisasi, hingga cara menjaga semangat untuk terus berkembang. Menanggapi hal tersebut, Putri menegaskan bahwa akademik dan organisasi bukanlah dua hal yang harus dipilih salah satunya. Dengan pengelolaan waktu yang baik, keduanya dapat berjalan beriringan dan saling melengkapi.
“Kalau maju jangan takut, kalau takut jangan maju,” ujar Putri.
Pesan tersebut menjadi penutup talkshow sekaligus pengingat bahwa keberanian untuk mencoba dan mengambil peluang merupakan langkah awal dalam mengembangkan potensi diri. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin terdorong untuk terus bertumbuh serta membangun jiwa kepemimpinan sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan.
Penulis: Nuraini Cantik Rizki Pramono


0 Komentar