![]() |
Foto: KONI Kota Bogor |
Lingkar Studi Pers, Bogor — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bogor telah sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Registrasi Babak Kualifikasi (BK) PORPROV XV Jawa Barat Tahun 2025 dan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat Tahun 2026, yang berlangsung pada Kamis, 31 Juli 2025, bertempat di Aula KONI Kota Bogor.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh staff KONI serta Pengurus Cabor. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal dalam rangka persiapan dan koordinasi teknis bagi seluruh Pengurus Cabang Olahraga (Pengcab) di bawah naungan KONI Kota Bogor. Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang menyeluruh terkait mekanisme registrasi, teknis pelaksanaan Babak Kualifikasi, serta ketentuan-ketentuan yang berlaku menjelang pelaksanaan PORPROV XV Jawa Barat.
Salah satu poin krusial yang disampaikan dalam sosialisasi adalah keharusan kesesuaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) atlet dengan domisili Kota Bogor. Penegasan ini dilakukan guna mencegah terjadinya pemalsuan data atlet serta menjaga integritas dan sportivitas dalam proses seleksi dan pelaksanaan kejuaraan. Verifikasi NIK menjadi syarat wajib dalam proses registrasi peserta Babak Kualifikasi maupun PORPROV XV mendatang.
Wakil Ketua 1 KONI Kota Bogor Yudi Wahyudi dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya sinergi dan kesiapan sejak dini dari seluruh cabang olahraga untuk memastikan proses kualifikasi dan keikutsertaan dalam PORPROV XV berjalan lancar, tertib, dan sesuai regulasi yang telah ditetapkan oleh KONI Provinsi Jawa Barat.
“Kami menekankan pentingnya kejujuran dan ketertiban administrasi. Atlet yang mewakili Kota Bogor harus benar-benar berasal dari Kota Bogor, dibuktikan melalui NIK yang sah. Ini langkah penting untuk menjaga kredibilitas dan keadilan dalam kompetisi, Jangan sampai terjadi kesalahan saat penginputan data, seperti atlet yang seharusnya terdaftar di Kota Bogor malah masuk ke Kabupaten Bogor. Hal seperti ini bisa berdampak serius pada status keikutsertaan atlet di BK maupun PORPROV nanti.” ujar Wakil Ketua 1 KONI Kota Bogor dalam sambutannya.
“Kami mengingatkan bahwa pendaftaran NIK atlet harus dilakukan minimal 30 hari sebelum hari pertama pertandingan dimulai. Ini sangat penting agar proses verifikasi berjalan lancar dan tidak ada kendala teknis,” ujar Ketua KONI Kota Bogor dalam pemaparan materinya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum awal untuk membangun komitmen bersama, memperkuat koordinasi demi tercapainya target prestasi olahraga Kota Bogor pada ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
KONI Kota Bogor berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan dan pengembangan olahraga secara menyeluruh, dengan harapan dapat mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kota Bogor di kancah regional maupun nasional.
Penulis: Nina Rosiana
0 Komentar