Meroketnya Harga Kencur di Pasar



Bogor- Sudah tidak asing lagi jika kita mendengar kenaikan harga bumbu dapur yang membuat para ibu rumah tangga menepuk jidat. Dari sekian naik dan turunnya harga bumbu dapur membuat para ibu rumah tangga mengeluh, seperti halnya kenaikan harga cabai, tempe, tahu, daging ayam, sayur mayur dan lain-lain. Kenaikan kencur ini pun sudah berlangsung sejak dua bulan kebelakang. Saat ini kenaikan harga di alami oleh bumbu dapur kencur yang biasanya di dapatkan Rp 15.000 per kilogram, namun saat ini melonjak naik mencapai Rp 100.000 per kilogram.

“Kencur bisa naik karena penanamannya yang kurang, juga sebagian tanah di beli untuk pembuatan pabrik, efek cuaca yang tidak mendukung, dan sering terjadinya gagal panen. Itu yang buat si kencur bisa menjadi mahal sampai saat ini” ujar iyan pedagang sayur (14/03/19).

Bumbu dapur kencur biasa digunakan sebagai bahan masakan, jamu, dan makanan seblak. Namun kenaikan harga kencur tak membuat pedagang seblak menaikan harga seblak. 
“Harga seblak tidak di naikkan , cuman masak dalam memasukan kencur kita kurangin ya kalo engga ga dikasih kencur,” ujar omah pedagang seblak (14/03/2019.

Keresahan akibat naiknya harga kencr pun dialama oleh penjual jamu yakni Uroh. 
“Kencur sekarang harganya udah mahal, untuk jamu harganya saya naikkan cuman seribu rupiah saja, itu pun masih minim untungnya” ujar uroh pedagang jamu (14/03/19). (Okta)


Posting Komentar

0 Komentar