𝗙𝗜𝗦𝗜𝗣𝗞𝗢𝗠 𝗨𝗻𝗶𝗱𝗮, 𝗣𝗼𝗹𝗿𝗲𝘀𝘁𝗮 𝗕𝗼𝗴𝗼𝗿 𝗞𝗼𝘁𝗮, 𝗣𝗲𝗺𝗸𝗼𝘁 𝗕𝗼𝗴𝗼𝗿, 𝗗𝗣𝗗 𝗞𝗡𝗣𝗜 𝗞𝗼𝘁𝗮 𝗕𝗼𝗴𝗼𝗿 𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗕𝗼𝗴𝗼𝗿 𝗗𝗲𝗸𝗹𝗮𝗿𝗮𝘀𝗶𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝘂𝗱𝗮 𝗣𝗲𝗹𝗮𝗷𝗮𝗿 𝗠𝗲𝗻𝗼𝗹𝗮𝗸 𝗧𝗮𝘄𝘂𝗿𝗮𝗻



Lingkar Studi Pers, Bogor (21/7) — Laga Final Kompetisi Vivace Futsal FISIPKOM Unida 2023 yang digelar pada hari Jumat (31/7/2023) diwarnai Aksi Damai dan Deklarasi Pemuda Pelajar dalam menolak tawuran di Bogor Raya. Tidak hanya sendiri, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan Ilmu Komputer (FISIPKOM) Universitas Djuanda (Unida) bersama Dekanat FISIPKOM Unida menggandeng Polresta Bogor Kota, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Dinas Pendidikan Kota Bogor, KNPI DPD Kota Bogor bersama Pelajar Bogor Raya. 

Dekan FISIPKOM Unida Ginung Pratidina yang diwakili oleh Wakil Dekan Akademis Irma Purnamasari dan Wakil Dekan Nonakademis Maria Fitriah menyampaikan bahwa Kompetisi Futsal Vivace Futsal 2023 yang diselenggarakan oleh BEM FISIPKOM Unida adalah ajang melatih mahasiswa dalam berorganisasi dan membuat kegiatan yang bermanfaat. 

Pihaknya juga mengapresiasi BEM FISIPKOM Unida yang bukan hanya sukses menyelenggarakan pertandingan Futsal Pelajar namun juga bisa bersinergi dengan berbagai kalangan untuk menciptakan kedamaian dan menolak tawuran. 

"Alhamdulillah Vivace Futsal 2023 telah sukses dan bisa mengasah bakat Pelajar SMA/SMK dalam bakat olahraga. Tadi juga ada Deklarasi Menolak Tawuran, kami sebagai perwakilan dari Kampus Bertauhid selalu menjunjung tinggi perdamaian dan kebersamaan," katanya. 

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso yang hadir dan memimpin jalannya deklarasi menyampaikan bahwa inisiasi aksi damai dan deklarasi yang dilakukan adalah inisiatif yang sangat baik. 

"Deklarasi ini adalah deklarasi bersama lintas sektor dari mulai Mahasiswa, Dosen, Pemkot, KNPI serta Pelajar. Saya rasa ini inisiatif yang sangat baik karena menjaga kondusivitas adalah peran kita semua dan kita semua menolak tawuran pelajar. Jangan adalagi tawuran di Bogor," jelasnya.

Ketua Panitia Vivace Futsal 2023 Mohammad Ardika menyampaikan bahwa Vivace Futsal 2023 ini diikuti oleh 16 sekolah dari Kota dan Kabupaten Bogor. 

"Pertandingan Futsal dan Aksi Damai dan Deklarasi Pemuda Pelajar Menolak Tawuran Pelajar ini adalah bentuk upaya kami dalam mengasah kemampuan pelajar dan menjaga kondusivitas di Bogor Raya," katanya. 

Mewakili Pemerintah Kota Bogor, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor Hery Karnadi menyampaikan bahwa melakukan aksi damai dan deklarasi menolak tawuran di tengah pertandingan futsal seperti yang dilakukan oleh BEM FISIPKOM Unida ini adalah langkah yang sangat tepat. 

"Ini adalah turnamen futsal untuk ajang mencari dan mengasah bakat pelajar, kami dari Dispora Kota Bogor mendukung penuh apalagi ada deklarasi menolak tawuran dari lintas sektor. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas di Kota Bogor," pesannya. 

Dalam deklarasi tersebut, seluruh elemen yang hadir seperti BEM FISIPKOM UNIDA, Dekanat Unida, Polresta Bogor Kota, Dispora Kota Bogor, Dinas Pendidikan Kota Bogor bersama seluruh pelajar menolak tawuran pelajar dan bersepakat akan mengembangkan bakat dan potensi dalam bidang pendidikan, olahraga, seni dan kreativitas. 

Setelah melakukan deklarasi bersama, Wakil Dekan Akademis Irma Purnamasari, Wakil Dekan Nonakademis Maria Fitriah, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor Hery Karnadi, Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SMP Disdik Kota Bogor Wasi Jatmiko, Gubernur BEM FISIPKOM Unida Muhammad Fatkhul Hidayat bersama seluruh pelajar melakukan penandatanganan bersama Deklarasi Pemuda Pelajar Menolak Tawuran Pelajar. (*)

Posting Komentar

0 Komentar